Showing posts with label Addictive & Cleaner. Show all posts
Showing posts with label Addictive & Cleaner. Show all posts

Sunday, August 31, 2014

Liqui Moly CERATEC


Harga : Rp. 420.000,- / btl

Liqui Moly CERATEC, adalah cairan yang bekerja mengurangi gesekan dan keausan di dalam mesin dan transmisi. Mengandung struktur spesial partikel ceramic di dalam cairan, bekerja menutupi celah-celah keausan pada dinding dan metal di dalam mesin, sehingga mengurangi beban gesekan dan kontak pada ruang di dalam mesin kendaraan. Tambahan unsur kimia di dalam cairan membantu melapisi bagian dalam mesin sehingga mesin bekerja lebih halus dan menguatkan lapisan pada ruang mesin kendaraan. Hal ini dapat meningkatkan umur pemakaian mesin dan transmisi secara pasti dan menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan anda. Cairan CERATEC dapat bertahan di dalam ruang mesin hingga mencapai 50.000km.

Petunjuk pemakaian : 
Tambahkan langsung ke dalam mesin atau bagian oli transmisi, dianjurkan lebih baik pada saat penggantian oli. 300ml untuk kapasitas oli mesin 5 liter. Tetap melakukan penggantian oli mesin / transmisi sesuai dengan standar oli anda. 


Wednesday, July 16, 2014

Liqui Moly MoS2 Anti Friction Oil Additive

                         

Harga: Rp.195.000,- /btl

Liqui Moly MoS2 Anti Friction Oil Additive, adalah carian kimia yang membentuk lapisan pada semua bagian permukaan dalam mesin sehingga mengurangi gesekan dan keausan pemakaian, membuat mesin bekerja lebih lancar, suara mesin lebih halus, suhu mesin yang lebih stabil dan performa yang lebih handal. Juga melindungi mesin pada pemakaian yang lebih berat misalnya pada suhu cuaca ekstrim, kenaikan suhu mesin pada kerja beban berat, adanya kebocoran oli, dsb.

Sesuai untuk dipakai pada mesin bensin maupun diesel dan untuk segala jenis oli mesin.

Kelebihan Liqui Moly MoS2 Anti Friction Oil Addictive :
  • mengurangi keausan mesin hingga 50%
  • mengurangi pemakaian oli dan bahan bakar
  • memperpanjang umur mesin
  • kinerja mesin yang lebih halus dan bertenaga.

Petunjuk pemakaian :

1 kaleng Liqui Moly MoS2 Anti Friction Oil Addictive dapat digunakan untuk mesin dengan kapasitas 6liter oli mesin (50ml untuk 1liter oli). Dapat dicampur ke dalam oli mesin setiap saat.

Liqui Moly Engine Flush


Harga: Rp.150.000,- /btl 

Liqui Moly Engine Flush buatan Jerman adalah cairan pembersih yang efektif untuk membersihkan interior mesin dari tumpukan bahan kimia dan lumpur yang mengganggu kinerja mesin. Segala jenis kimia pengganggu yang larut maupun tidak larut dalam oli dibawa kebagian suspensi dan dikeluarkan pada saat melakukan penggantian oli. Penggantian oli pada mesin yang telah bersih dari tumpukan kimia tidak berguna dan kontaminasi dari sisa residu oli lama, akan meningkatkan performa oli baru secara maksimal dan juga memperpanjang waktu servis mesin.

Kelebihan Liqui Moly Engine Flush :

  • aman untuk seal seal dan bagian lain yang terdapat dalam interior mesin
  • mengoptimalkan performa mesin
  • mengurangi kerusakan bagian mesin akibat pemakaian dengan maksimal
  • telah diuji pada diesel particulate filter (DPF), catalyic converter dan mesin turbocharger
  • pemakaian yang sangat ekonomis
  • tidak berdampak pada pencemaran lingkungan
  • dan mudah digunakan

Petunjuk pemakaian :

1 kaleng 300ml engine flush cukup untuk mesin dengan kapasitas 6 liter oli. tuangkan 1 kaleng engine flush ke dalam mesin pada suhu mesin berjalan sebelum mengganti oli. Setelah dituangkan, diamkan mesin dalam keadaan hidup selama +/- 10menit kemudian lakukan penggantian oli dan filter oli mesin. Liqui Moly Engine Flush cocok untuk semua jenis dan merek oli mesin. Disarankan untuk menggunakan Liqui Moly Engine Flush sebelum melakukan penggantian oli.

Thursday, October 3, 2013

Liqui Moly Diesel Purge


Harga : Rp. 180.000,- / botol (500ml)
            Rp. -,- / botol (1liter)*

Liqui Moly Diesel Purge, salah satu produk terbaik buatan Germany untuk melakukan purging pada mobil diesel anda.

Liqui Moly Diesel Purge bekerja secara efektif dan hasil yang maksimal dalam membersihkan fuel injection, fuel nozzle, dan ruang bakar mesin diesel anda. Menghasilkan suara dan getaran mesin yang lebih halus, asap buangan dan tarikan yang lebih ringan.

* Untuk kemasan 1 liter, dapat digunakan untuk purging 2 mobil / 2x purging dengan jangka waktu      penyimpanan tidak melebihi 7 bulan dan kemasan botol ditutup rapat.


Purging Mesin Diesel


Bagi mobil diesel anda yang mengalami gejala seperti tenaga mesin drop, susah start di pagi hari, getaran mesin berlebih di banding biasanya saat mesin dingin, atau pun gejala mesin pincang saat idle ataupun berjalan, maka dapat diindikasikan bahwa injektor mesin anda bermasalah yang disebabkan kotoran yang menyumbat nosel injektor.

Pada mesin diesel commonrail, tekanan bahan bakarnya sangat tinggi yang bisa mencapai 1.350 - 1.800 bar. Tekanan tinggi ini membuat pengabutan berlangsung lebih sempurna, sehingga menghasilkan mesin yang lebih bertenaga, efisien, sekaligus ramah lingkungan. Namun injektor mesin commonrail akan menjadi lebih sensitif terhadap kotoran yang disebabkan oleh solar berkualitas kurang bagus / jelek. Karena itu interval servis injektor menjadi lebih singkat terutama untuk mesin diesel commonrail.

Penggantian injektor yang mengalami kerusakan membutuhkan biaya yang tidak sedikit yang dapat mencapai harga 4 - 7juta per unit.

Salah satu cara membersihkan nosel injektor adalah dengan menggunakan cairan pembersih injektor yang dilakukan dengan cara mencampurkan langsung ke dalam cairan pada tangki solar. Namun akan lebih efektif apabila membersihkan nosel injektor dengan metode purging.

Purging adalah cara membersihkan nosel injektor dan komponennya tanpa membongkar perangkat tersebut. Sistem dari purging adalah sirkulasi tertutup yang artinya semua proses pembersihan melalui aliran masuk dan keluar dari pompa injeksi berhulu dan bermuara di botol tempat purging, di sini mesin berjalan membersihkan bagian injektor hanya menggunakan obat pembersih tersebut dengan cara membypass bahan bakar dari tangkinya.

Interval purging adalah relatif dipengaruhi oleh faktor kualitas solar yang digunakan, kebersihan tangki solar, dan filter solar yang digunakan. Purging dapat dilakukan setiap 20.000km - 30.000km atau setiap penggantian filter solar.

Proses purging dari awal sampai selesai memakan waktu kira - kira selama 30 menit untuk satu kaleng pembersih.

Perhatian untuk kendaraan yang menggunakan pompa solar yang terintegrasi di dalam tangki solar dan untuk itu harus melakukan pemutusan arus listrik dengan cara mencabut relay atau sekring pompa sebelum proses dilakukan guna menghindari tersuplainya solar dari tangki ke kompartemen mesin.

Prosedur purging mesin diesel:
  1. Siapkan obat purging
  2. Lepaskan selang bahan bakar dari filter solar yang menuju injection pump dan lepaskan juga selang balik bahan bakar setelah injection pump yang menuju tangki bahan bakar. (apabila panjang selang tidak cukup panjang anda dapat menyambungkan nya dengan selang yang dipotong dan dikencangkan dengan clamp baut)
  3. Masukkan kedua selang tersebut ke dalam botol cairan pembersih dan tempatkan botol di tempat yang aman. 
  4. Hidupkan mesin dan biarkan mesin idle selama 4-5menit lalu naikan rpm di 1500-2000 untuk beberapa saat kemudian kembali lagi ke posisi idle. Matikan mesin jika cairan telah hampir habis mendekati dasar kaleng untuk menghindari tersedotnya udara ke dalam injection pump. Sisa cairan pembersih dapat anda tuangkan ke dalam tangki bahan bakar.
  5. Setelah proses selesai cabut dan sambungkan kembali kedua selang masuk dan keluar sesuai tempatnya dan untuk filter solar yang terintegrasi dengan pompa solar, pompa solar ditekan beberapa saat hingga terasa pompa padat dan hidupkan mesin.
  6. Saat mesin hidup cek apakah ada kebocoran / rembesan solar dari selang yang dipasang kembali. Jika terjadi kebocoran cek kembali pemasangan clamp selangnya.
Proses purging selesai dan rasakan perbedaan tarikan mesin diesel anda yang lebih ringan, suara mesin lebih halus dan asap hitam yang berkurang.


Friday, August 16, 2013

Red Line 85 Plus Diesel Fuel Addictive


Harga: Rp. 150.000,-/ Botol

Bagi pengguna mobil mesin diesel commonrail yang kesulitan untuk memperoleh solar dengan kualitas yang sesuai dibutuhkan oleh mobil anda, maka kami rekomendasikan untuk menggunakan produk "Red Line 85 Plus Diesel Fuel Addictive", di mana produk buatan USA ini mempunyai keunggulan sebagai berikut :
  • Menaikan cetane number (cetana) pada bahan bakar anda
  • Membersihkan saluran bahan bakar
  • Menetralkan cairan penghambat seperti air, minyak tanah
  • Mengandung deterjen yang dapat membersihkan nozzle injector mesin
  • Mengandung conditioner yang dapat mengurangi keausan pada pompa solar
  • Mencegah karat pada saluran mesin
  • Meringankan tarikan mesin.
Penggunaan Red Line 85 Plus secara rutin juga akan memperpanjang jadwal purging pada mobil anda. 

Jenis Solar Untuk Mesin Diesel Commonrail

Mesin Diesel produksi saat ini telah menggunakan teknologi commonrail. Sistem kerja mesin commonrail adalah menggunakan katup solenoid elektrik sebagai pengatur injeksi solar sesuai jumlah yang dibutuhkan.

Konsekuensinya adalah mesin commonrail membutuhkan solar dengan angka cetana (cetane number) yang lebih tinggi serta kandungan sulfur yang lebih rendah. Pertimbangannya, jika partikel bahan bakar kontak dengan udara, solar akan sulit terbakar di ruang bakar. kondisi ini akan mengakibatkan penundaan atau jeda pada proses pembakaran yang cukup lama sehingga dapat menyebabkan gejala detonasi (ngelitik) pada mesin diesel.

Semakin tinggi angka cetana semakin baik, karena dapat mempersingkat durasi jeda pembakaran di ruang bakar. Efek ngelitik berkurang, sehingga tenaga mesin tidak berkurang.

Selain itu perlu diperhatikan kandungan sulfur (sulphur content) dalam solar. Mesin diesel commonrail membutuhkan solar dengan kandungan sulfur rendah. Sebab material belerang dapat memicu karat, yang memungkinkan terjadinya penyumbatan di saluran - saluran kecil pada sistem commonrail.

Biodiesel (Pertamina) yang di klaim memiliki kandungan sulfur sekitar 500ppm, dengan angka cetana antara 48 (min) - 51 (max). sedangkan solar produksi shell, kandungan sulfur di dalamnya sekitar 50ppm, dengan angka cetana antara 48 (min) - 52 (max). Bandingkan dengan solar standar yang mengandung sulfur di atas 500ppm, dengan angka cetana hanya 48 (max).

Penggunaan mobil bermesin diesel commonrail saat ini sudah semakin banyak, terutama oleh masyarakat Indonesia yang sering melakukan perjalanan jarak jauh ke luar kota maupun memasuki daerah perkebunan dan pelosok - pelosok di daerah. 

Namun seperti yang telah kami bahas sebelumnya bahwa mesin diesel commonrail yang membutuhkan solar dengan kandungan cetana tinggi dan kandungan sulfur yang rendah, maka jenis solar yang direkomendasikan adalah Pertamina Dex ataupun solar Shell. 

Tetapi jenis solar Dex maupun Shell sulit ditemukan bahkan tidak tersedia di daerah - daerah lain selain di kota - kota besar di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini jelas menyulitkan bagi pemilik kendaraan diesel commonrail yang berdomisili di luar Jakarta. Yang pada akhirnya kendaraan diesel commonrail anda diisi dengan solar biasa.

Pengisian solar biasa yang mempunyai kualitas rendah ataupun bio diesel pertamina dengan kandungan sulfur di sekitar 500ppm, efeknya akan menyebabkan deposit kotoran yang menyumbat bahkan merusak nozzle injector mesin anda. 

Solusi untuk membersihkan nozzle injector adalah dengan melakukan purging setiap interval 10.000km atau berbarengan dengan jadwal penggantian filter bahan bakar.